Satu Orang Selamat Dari Ledakan Jatuhnya Pesawat Air India

Satu Orang Selamat Dari Ledakan Jatuhnya Pesawat Air India

Satu Orang Selamat Dari Ledakan Jatuhnya Pesawat Air India Dengan Nomor Penerbangan 171 Mengalami Kecelakaan Tragis. Ini terjadi setelah lepas landas dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel di Ahmedabad, India. Pesawat berjenis Boeing 787-8 Dreamliner yang membawa 242 orang. Termasuk awak pesawat, jatuh di kawasan permukiman hanya sekitar 30 detik setelah lepas landas dan menimbulkan ledakan hebat. Serta kebakaran besar yang menewaskan 241 orang di dalam pesawat dan sedikitnya 38 orang di darat.

Dari seluruh penumpang dan awak, hanya Satu Orang yang secara ajaib berhasil selamat, yaitu Vishwash Kumar Ramesh. Seorang warga negara Inggris keturunan India yang duduk di kursi 11A. Vishwash menceritakan bahwa masalah sudah mulai terasa sejak tiga puluh detik pertama setelah pesawat meninggalkan landasan. Ia mendengar suara keras sebelum pesawat jatuh, dan semua terjadi begitu cepat. Sehingga ia hampir tidak menyadari apa yang terjadi. Setelah pesawat menghantam daratan dan meledak, Vishwash sempat tidak sadarkan diri, dan ketika terbangun. Ia mendapati dirinya di kelilingi mayat penumpang lain serta serpihan pesawat.

Dalam kondisi terluka dengan pakaian bernoda darah dan jelaga. Vishwash berhasil melepaskan sabuk pengamannya dan merangkak keluar dari reruntuhan pesawat. Ia berjalan tertatih-tatih menuju ambulans, di mana tubuhnya terlihat penuh luka. Terutama di bagian dada, mata, dan kaki. Vishwash mengaku tidak tahu bagaimana ia bisa selamat dari tragedi tersebut. Bahkan kepada keluarganya ia mengatakan bahwa semua terjadi begitu cepat dan ia hanya mengikuti naluri untuk bertahan hidup.

Polisi setempat menyebutkan bahwa Vishwash kemungkinan bisa selamat karena posisi duduknya yang dekat dengan pintu darurat. Sehingga ia dapat segera keluar dari pesawat setelah kecelakaan terjadi. Rekaman video yang beredar memperlihatkan Vishwash berjalan menjauh dari lokasi kecelakaan dengan kondisi tubuh yang masih cukup utuh. Meski jelas mengalami luka-luka.

Satu Orang Selamat Detik-Detik Menegangkan

Satu Orang Selamat Detik-Detik Menegangkan yang di alami Vishwash Kumar Ramesh, satu-satunya penumpang yang selamat dari ledakan maut pesawat Air India AI-171. Menjadi kisah luar biasa di tengah tragedi yang menewaskan 241 orang lainnya. Pada Kamis, 12 Juni 2025, pesawat Boeing 787-8. Dreamliner itu jatuh dan meledak hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel, Ahmedabad, India. Menimpa permukiman padat penduduk dan menimbulkan kobaran api besar.

Vishwash, pria 40 tahun berkewarganegaraan Inggris keturunan India. Duduk di kursi 11A yang letaknya dekat dengan pintu darurat pesawat. Saat pesawat mulai bermasalah, ia merasakan guncangan hebat dan suara ledakan yang memekakkan telinga. Dalam hitungan detik, kabin di penuhi asap tebal dan api. Sementara penumpang lain panik dan berteriak. Vishwash sempat terpental. Namun berkat sabuk pengaman, ia tetap di tempat duduknya.

Ketika pesawat menghantam tanah dan meledak. Vishwash sempat kehilangan kesadaran. Ia terbangun di tengah reruntuhan pesawat, tubuhnya di penuhi luka bakar dan memar. Namun ia masih bisa bergerak. “Ketika saya membuka mata, saya menyadari bahwa saya masih hidup,” ungkapnya kemudian di rumah sakit. Dengan sisa tenaga, ia berhasil melepaskan sabuk pengaman dan merangkak menuju pintu darurat yang terbuka akibat benturan keras.

Kondisi Vishwash saat di temukan sangat memprihatinkan: tangan dan kakinya penuh luka, wajahnya menghitam karena asap dan luka bakar. Namun ia tetap sadar dan mampu menceritakan detik-detik menegangkan yang di alaminya kepada keluarga dan petugas medis. Ia mengaku tidak tahu pasti bagaimana bisa selamat.

Kisah Vishwash Kumar Ramesh menjadi simbol harapan di tengah tragedi. Sekaligus pengingat bahwa keajaiban bisa terjadi bahkan dalam situasi paling genting sekalipun. Kini, ia masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit Ahmedabad. Menjadi satu-satunya saksi hidup dari kecelakaan pesawat Air India AI-171 yang mengguncang dunia.

Kesaksian Penumpang Selamat Tragedi Udara

Kesaksian Penumpang Selamat Tragedi Udara, cerita bertahan hidup Vishwash Kumar Ramesh, satu-satunya penumpang yang selamat dari tragedi jatuhnya pesawat Air India 171, menjadi kisah luar biasa di tengah duka mendalam yang melanda dunia penerbangan. Pada 12 Juni 2025, pesawat Boeing 787-8 Dreamliner yang membawa 242 orang jatuh sesaat setelah lepas landas dari Ahmedabad menuju London, menewaskan 241 orang di dalam pesawat dan puluhan lainnya di darat.

Vishwash, pria berusia 40 tahun berkewarganegaraan Inggris keturunan India, duduk di kursi 11A yang berada di baris pintu darurat tepat di depan sayap kiri pesawat5. Dalam kesaksiannya, Vishwash mengaku awalnya tidak percaya dirinya bisa selamat. Ia menceritakan bahwa semua terjadi sangat cepat—setelah pesawat lepas landas, tiba-tiba terjadi guncangan hebat dan suara ledakan.

Saat pesawat menghantam tanah, Vishwash sempat kehilangan kesadaran. Ketika terbangun, ia mendapati dirinya masih terikat sabuk pengaman di tengah reruntuhan dan puing-puing pesawat. Dengan luka bakar di tangan dan memar di tubuh, ia berusaha membuka sabuk pengaman dan merangkak menuju celah di dekat pintu darurat yang terbuka akibat benturan. Vishwash keluar dari reruntuhan, berjalan tertatih-tatih di antara puing dan asap, hingga akhirnya di temukan tim penyelamat dan segera di larikan ke rumah sakit.

Dalam pengakuan kepada keluarganya, Vishwash mengatakan ia tidak tahu bagaimana bisa bertahan hidup. Ia bahkan sempat menelepon ayahnya melalui video call, mengabarkan bahwa pesawatnya jatuh dan ia tidak melihat penumpang lain yang selamat2.

Analis penerbangan menyatakan keajaiban Vishwash bisa selamat sangat mengejutkan, mengingat posisi duduknya di atas sayap biasanya menjadi titik benturan paling fatal saat kecelakaan. Kisah Vishwash tidak hanya menjadi simbol harapan di tengah bencana, tapi juga pengingat bahwa keajaiban bisa terjadi bahkan dalam situasi paling genting sekalipun.

Penumpang Selamat Air India

Penumpang Selamat Air India, dari kecelakaan tragis pesawat Air India AI-171 yang jatuh pada 12 Juni 2025, Vishwash Kumar Ramesh, menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan ahli penerbangan. Kisahnya yang berhasil melewati ledakan maut dan kehancuran pesawat menimbulkan pertanyaan besar: apakah keselamatannya merupakan mukjizat atau sekadar keberuntungan semata?

Vishwash, pria berusia 40 tahun berkewarganegaraan Inggris keturunan India, duduk di kursi 11A yang berlokasi dekat pintu darurat pesawat. Dalam kecelakaan yang menewaskan 241 orang penumpang dan awak serta puluhan korban di darat, Vishwash adalah satu-satunya yang berhasil keluar hidup-hidup. Menurut kesaksiannya, ia merasakan guncangan hebat dan suara ledakan sebelum pesawat menukik dan menghantam permukiman padat penduduk.

Para ahli penerbangan menyatakan bahwa posisi duduk Vishwash yang dekat pintu darurat menjadi faktor penting dalam kelangsungan hidupnya. Pintu darurat yang terbuka memudahkan ia untuk keluar dari pesawat sebelum api dan asap semakin menyebar. Selain itu, penggunaan sabuk pengaman yang benar juga di yakini menyelamatkan nyawanya dari benturan keras saat pesawat menabrak tanah.

Namun, banyak yang berpendapat bahwa keberhasilan Vishwash bertahan hidup bukan hanya soal posisi dan tindakan cepat, melainkan juga faktor keberuntungan yang sangat besar. Dalam kecelakaan pesawat dengan tingkat kehancuran sedemikian parah, kemungkinan selamat sangat kecil. Keberadaan Vishwash sebagai satu-satunya korban yang selamat seolah menjadi mukjizat di tengah tragedi besar ini.

Di sisi lain, kisah Vishwash juga menginspirasi banyak orang untuk tetap berharap dan berjuang dalam situasi sulit. Ia menjadi simbol bahwa dalam bencana sekalipun, ada peluang untuk bertahan hidup jika seseorang mampu bertindak cepat dan beruntung. Hingga kini, Vishwash masih menjalani perawatan intensif dan menjadi saksi hidup yang memberikan banyak pelajaran berharga bagi dunia penerbangan dan keselamatan penumpang.

Dengan demikian, apakah keselamatan Vishwash merupakan mukjizat atau keberuntungan, yang pasti kisahnya mengingatkan kita akan pentingnya kesiapsiagaan dan keberanian dalam menghadapi situasi darurat. Inilah beberapa penjelasan yang bisa kamu ketahui mengenai Satu Orang.