
3 Tips Aman Listrik Ala PLN Saat Cuaca Ekstrem Melanda
3 Tips Aman Listrik Ala PLN Saat Cuaca Ekstrem Melanda Untuk Nantinya Dapat Kalian Terapkan Demi Keamanan Lingkungan. Tentu adanya cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, hingga petir yang menyambar tanpa henti kini semakin sering terjadi. Kondisi ini bukan hanya mengganggu aktivitas harian. Akan tetapi juga meningkatkan risiko gangguan kelistrikan di rumah. Oleh karena itu, memahami 3 Tips Aman listrik saat cuaca ekstrem menjadi hal yang sangat penting. Sebagai penyedia listrik nasional, Perusahaan Listrik Negara (PLN) kerap mengingatkan masyarakat agar lebih waspada. Terlebihnya dalam menggunakan instalasi listrik saat kondisi cuaca tidak bersahabat. Berikut ini tiga 3 Tips Aman listrik ala PLN yang bisa anda terapkan untuk melindungi keluarga dan properti.
Cabut Perangkat Elektronik Saat Petir Menyambar
Salah satu risiko terbesar saat cuaca ekstrem adalah sambaran petir. Petir dapat menimbulkan lonjakan tegangan listrik yang berbahaya bagi peralatan elektronik di rumah. Maka Cabut Perangkat Elektronik Saat Petir Menyambar. Contohnya seperti televisi, komputer, kulkas. Kemudian hingga charger ponsel bisa rusak jika terkena lonjakan arus mendadak. Karena itu, cara pertama yang di rekomendasikan adalah mencabut perangkat elektronik dari stop kontak ketika terjadi hujan deras di sertai petir.
Langkah ini sederhana, tetapi sangat efektif untuk mencegah kerusakan akibat tegangan berlebih. Selain itu, pastikan anda tidak menggunakan perangkat listrik saat tangan basah atau berdiri di area lembap. Air merupakan penghantar listrik yang baik, sehingga risiko tersetrum akan meningkat dalam kondisi tersebut. Transisi ke poin berikutnya, perlindungan instalasi listrik secara menyeluruh juga tidak kalah penting. Tentunya jika rumah berada di wilayah rawan banjir atau angin kencang.
Periksa Instalasi Listrik Secara Berkala
Periksa Instalasi Listrik Secara Berkala yang sudah lama atau tidak sesuai standar berpotensi menimbulkan bahaya. Terutama saat cuaca ekstrem melanda. Kabel yang terkelupas, sambungan longgar, atau MCB yang tidak berfungsi optimal bisa memicu korsleting. PLN menyarankan masyarakat untuk melakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala oleh teknisi bersertifikat. Dengan demikian, potensi gangguan dapat di deteksi lebih awal sebelum berkembang menjadi masalah serius.
Selain itu, gunakan perlengkapan listrik berstandar nasional. Maka hindari penggunaan kabel ekstensi berlebihan atau stop kontak bertumpuk karena dapat menyebabkan panas berlebih. Saat hujan deras, risiko kebakaran akibat korsleting justru meningkat. Jika rumah anda tergenang banjir. Dan jangan langsung menyalakan listrik kembali. Pastikan instalasi benar-benar kering dan telah di periksa oleh petugas yang berkompeten. Langkah ini penting untuk menghindari sengatan listrik yang membahayakan keselamatan penghuni rumah. Dengan perawatan yang tepat, sistem kelistrikan rumah akan lebih tahan terhadap gangguan cuaca ekstrem.
Jaga Jarak Dari Jaringan Listrik Yang Rusak
Cuaca ekstrem seringkali menyebabkan pohon tumbang atau tiang listrik roboh. Dalam situasi seperti ini, masyarakat di minta untuk Jaga Jarak Dari Jaringan Listrik Yang Rusak. Jangan pernah menyentuh kabel yang tergeletak di tanah, meskipun terlihat tidak aktif. Kabel tersebut bisa saja masih di aliri listrik dan berpotensi menimbulkan sengatan fatal. Selain itu, hindari berteduh di bawah tiang listrik atau gardu saat hujan lebat. Area tersebut berisiko tinggi, terutama jika terjadi korsleting atau percikan api akibat gangguan jaringan. Jika menemukan jaringan listrik yang rusak, segera laporkan ke pihak PLN melalui kanal pengaduan resmi. Dengan respons cepat, potensi bahaya dapat di minimalkan dan perbaikan dapat segera dilakukan. Langkah preventif ini tidak hanya melindungi diri sendiri. Akan tetapi juga membantu menjaga keselamatan lingkungan sekitar. Jadi itulah trik dari PLN terkait 3 Tips Aman.